peran pemuda di era digital

Peranperangkat desa menjadi sangat penting dalam menggerakkan desa menjadi desa digital. Tentu, perangkat desa ini harus dibekali dengan kemampuan digital, baik soft skill maupun hard skill. Namun, memberdayakan dan mentransformasi desa menjadi daerah digital tentu memiliki beberapa kendala.
Perananstrategis dalam era digital bagi pemuda adalah menjadi kontrol sosial masyarakat untuk mencegah berita palsu atau hoax yang terus berkembang dengan pesat di tengah masyarakat. Hoax menjadi sarana paling efektif untuk memecah belah bangsa, menciptakan fenomena disintegrasi, serta mendorong pemahaman palsu atas suatu informasi.
SUARATERKINI, – Pemuda memiliki peran yang penting untuk menciptakan Indonesia yang maju di era digital. Tolak ukur kemajuan suatu negara itu diukur dari seberapa unggul pemudanya, karena pemuda adalah pewaris bangsa jika pemudanya baik maka baik pula bangsanya. Natalia Lisa Maringka, selaku Mentor Liga Mahasiswa NasDem Sulawesi Utara mengatakan bahwa pemuda berperan penting sebagai generasi penerus bangsa dan agen perubahan bangsa. Menurutnya, pemuda sebagai generasi penerus bangsa merupakan generasi yang dipersiapkan sebagai subjek pelaksana pembangunan yang berkelanjutan dan pemegang kendali masa depan suatu negara, tidak terkecuali Indonesia. “Sebagai agen perubahan, generasi muda berperan untuk menyelesaikan segala tantangan persoalan dalam bidang sosial dan lingkungan, khususnya di era digital saat ini,” kata Natalia selaku narasumber pada Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Direktorat Aplikasi dan Informatika Kemkominfo RI dengan tema Tantangan Pemuda di Era Digital’, secara virtual di Jakarta. Dalam keterangan tertulisnya pada media, Minggu 7/5 menyebutkan, tantangan utama generasi muda dalam perkembangan digital adalah untuk tidak hanyut dan menjadi korban dari sisi negatif kemajuan teknologi. Cara untuk menghadapi tantangan pada generasi muda yaitu membangun kepedulian sosial sejak dini mulai dari lingkungan keluarga agar anak tidak menjadi orang yang individualistis. “Penguatan literasi digital dapat diperoleh melalui kemampuan skill dari mengolah informasi, kemampuan menggunakan teknologi digital yang baik, dan jangan gagap teknologi dan gagap informasi.” sebut Mentor Liga Mahasiswa NasDem Sulut tersebut. Selain itu, etika berbudaya di dunia digital juga merupakan bagian dari penguatan literasi digital, yang memiliki tujuan untuk menggunakan teknologi digital dengan baik untuk hal yang berguna dan bermanfaat serta dengan tidak melanggar aturan-aturan hukum khususnya UU ITE 11 tahun 2008. Sementara itu narasumber berikutnya yaitu Anggota Komisi I DPR RI, Hillary Brigitta Lasut, mengatakan bahwa di era digital terdapat begitu banyak tantangan-tantangan yang dihadapi pemuda, khususnya dalam upaya untuk terlibat aktif di dalam proses pembangunan bangsa. Menurutnya, generasi muda memiliki pilihan untuk mengembangkan kemampuan teknologi informatika dan komunikasi secara digital, baik ke arah yang positif maupun ke arah negatif. “Berhadapan dengan majunya konektivitas teknologi digital seperti transaksi online, membuat pemuda terkadang terjerumus melakukan penjualan yang bersifat negatif, seperti prostitusi online, perdagangan narkoba, dan penyelundupan barang impor yang diperjualbelikan secara ilegal di platform digital,” sebut Hillary. Hal tersebut terjadi karena tidak semua daerah di Indonesia dapat mendapatkan pekerjaan secara mudah, sehingga terkadang generasi muda tidak punya pilihan ketika berhadapan dalam situasi sulit. Hillary berharap, agar pemuda pemudi Indonesia turut memanfaatkan teknologi digital untuk melatih softskill, berpemikiran8 kritis, dan mendekatkan diri kepada Tuhan agar selalu memiliki semangat yang tinggi untuk mencapai karir yang sesuai dengan cita-cita dan menggapai masa depan yang cerah, serta siap dalam menghadapi segala tantangan di era digitalisasi. Sementara itu narasumber terakhir, Oratna Wati Br Singarimbun, selaku Pengamat Digital Sulawesi Utara mengatakan bahwa Pemuda adalah generasi emas dan tombak suatu negara. Peran pemuda sangatlah penting untuk kemajuan suatu negara, apalagi di era digital seperti saat ini. “Pemuda harus bisa memanfaatkan keberkembangannya teknologi saat ini, banyak yang bisa dilakukan salah satunya dengan berkarya melalui media sosial,” kata Oratna. Ia menuturkan, media sosial sudah tidak asing lagi kita dengar pada era ini, dan merambah ke semua kalangan, dari mulai anak kecil hingga orang tua sudah menggunakannya. Berkarya melalui media sosial dapat menunjukkan kepada seluruh dunia tentang karya-karya yang sudah kita buat. “Kita sebagai pemuda harus dapat memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini dengan segala kreativitas,” ujar Oratna Pengamat Digital Sulawesi Utara. Sayangnya, masifnya perkembangan digital ini juga memiliki dampak negatif bagi generasi muda, yakni membuat generasi muda menjadi terlena akan dunia maya, membuat diantaranya menjadi memiliki sikap malas gerak mager, termakan hoax karena tidak diimbangi dengan literasi digital, dan banyak yang terjebak akan penipuan dan penyalahgunaan data pribadi. “Generasi muda menjadi pengguna media sosial yang produktif yaitu memiliki tujuan yang jelas, bersikap bijak dalam bermedia, bijak dalam berkonten, menghasilkan karya yang dapat menginspirasi banyak orang,” pungkas Oratna. Rep/Her
Presidenmenekankan pentingnya peran para pemuda sebagai pemimpin di era digital yang harus berani dalam mengambil risiko serta merebut peluang di era kemajuan teknologi saat ini. Tak lupa juga pemuda harus mampu mengembangkan cara-cara inovatif da kreatif di masa mendatang. Para pemuda juga diminta untuk saling bantu satu sama lain untuk mewujdukan kemajuan bagi Indonesia. Baca Juga: Peringati Sumpah Pemuda, Kelompok Anak Muda di Medan Lakukan Aksi Bersih Sungai
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia adalah negara dengan kepadatan penduduknya. Pemuda di Indonesia yang banyak jumlahnya, tentu saja juga memiliki peranan penting bagi bangsa Indonesia yang sedang menata diri untuk menjadi bangsa yang lebih maju. Jika pemuda indonesia yang banyak ini dapat diberdayakan dengan maksimal, tentu saja itu dapat menjadi mata tombak indonesia untuk menuju bangsa yang lebih maju. Ditambah dengan adanya kecanggihan teknologi yang sudah menjadi konsumsi harian pemuda indonesia kini. Rasanya jarang kita temukan pemuda indonesia yang tidak dapat mengoprasikan sebuah perangkat dari itu rasanya sudah tidak perlu ditanyakan apa saja yang dapat di kontribusikan dari pemuda Indonesia untuk bangsa ini. Ini adalah beberapa hal yang mungkin dilakukan pemuda indonesia untuk bangsa ini di era digital seperti sekarang1. Menjadi pelopor mobilisasi massa yang bertujuan untuk kebaikan bangsaMobilisasi massa bukan hanya melulu tentang demo. Mobilisasi massa yang lain yang dapat dilakukan contohnya menjadi pelopor gerakan menjaga kelestarian lingkungan. Seperti yang diketahui bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan kekayaan alamnya. Namun, kini banyak hutan, pantai, pegunungan, laut indonesia yang sudah mulai rusak karena pengeksploitasian yang berlebihan demi mencapai kekayaan materi semata, tanpa memikir kan dampak panjangnya yang berpengaruh pada kelestarian alam Indonesia. Publikasi pergerakan massa tersebut kini dapat menggunakan aplikasi canggih yang telah ada, kita dapat menarik simpati masa menggunakan berbagai aplikasi tersebut. 2. Membantu sesama menggunakan perangkat digital Kita sudah dapat melihat contohnya, seperti ketika salah satu gadis di Jogja yang tidak dapat membiayai pendidikannya disalah satu Universitas ternama di negara ini. Banyak para simpatisan yang kemudian membuat sebuah kegiatan charity di internet untuk membantu meringankan beban gadis belia tersebut. dan hasilnya pun kini, gadis tersebut dapat kuliah menggunakan biaya dari para donatur yang Sebagai pengembang era digitalKekreatifan dari pada pemuda dapat di salurkan untuk menciptakan aplikasi dan perangkat yang dapat meringankan pekerjaan orang menggunakan aplikasi yang mudah diakses dan dioperasikan baik bagi anak mudanya sendiri ataupun berbagai golongan yang mungkin menggunakannya. Contohnya saja seperti yang kita ketahui salah satu aplikasi ojek digital, permaninan, maupun aplikasi pembelajaran yang diciptakan oleh anak Penyebar informasi bermanfaat Saya rasa untuk masalah ini tak perlu dipertanyaakan. Seperti contohnya, beberapa waktu yang lalu, ketika ditemukan sebuah kotak mencurigakan di daerah Ringroad utara Yogyakarta. Ternyata kotak tersebut adalah seperangkat bom rakitan. Anda yang warga sekitar Yogyakarta pasti mendapati berita agar sekiranya tidak melewati daerah tersebut untuk beberapa saat hingga sudah dinyatakan aman oleh gegana atau pihak yang generasi muda Indonesia di era digital, tentu saja kita dapat berperan penting bagi bangsa ini. Kita adalah generasi yang memiliki andil besar untuk Indonesia yang lebih maju di masa depan. Untuk itu, kita patut memperkaya diri dengan ilmu-ilmu yang berkembang dan menjadikan diri sekreatif mungkin untuk menggunakan segala fasilitas yang dimiliki untuk hal-hal yang berguna dan bermanfaat, tak hanya bagi diri sendiri namun, juga untuk masyarakat sekitar atau bahkan bangsa Indonesia. Lihat Lyfe Selengkapnya
Biladihubungkan dengan pemuda maka Al-Qur'an memberikan jawabannya bahwa pemuda adalah Sebagai penyambung generasi kaum beriman (QS.52:21, 25:74). Jika digarisbawahi, pemuda adalah penerus. Yang artinya akan menggantikan dan memimpin dengan cara yang berbeda. kontribusi pemuda milenial, khususnya di Era 4.0 untuk pembangunan bangsa tidak
TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. Kami putri dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Sumpah Pemuda 1928 Sembilan puluh dua tahun yang lalu pemuda dari seluruh Indonesia berkumpul dalam kongres pemuda ke-2 pada tanggal 28 Oktober 1928 dan menghasilkan sumpah pemuda dengan semangat persatuan dan kesatuan. Dan ditahun 1945 Indonesia merdeka hasil dari perjuangan para pemuda-pemuda Indonesia pada saat itu. Advertisement Kini 92 tahun kemudian di tahun 2020 peran pemuda masih menjadi sentral untuk melakukan perubahan. Walau tantangan yang dihadapi tentunya berbeda dengan pemuda pada tahun 1928. Tetapi peran sebagai agen perubahan tetaplah sama. Tahun 1928, 1945, 1966, 1998 adalah tahun-tahun dimana pemuda-pemuda Indonesia memainkan peran yang penting dalam perubahan ekomomi, budaya, sosial dan politik. Di dalam Undang – Undang No 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan pasal 3 menjelaskan tujuan pembangunan kepemudaan adalah untuk terwujudnya pemuda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Waktu telah berganti dan kini pemuda mempunyai tantangan yang berbeda dengan jaman kemerdekaan. Saatnya mengisi dan membangun kemerdekaan dengan berbagai kreatifitas. Prestasi di berbagai bidang dari mulai olah raga, sains dan tehnologi haruslah menjadi perjuangan dalam mengharumkan nama dan bangsa Indonesia. Wirausaha muda harus bangkit dan menjadi pelopor pembangunan ekonomi bangsa dan negara. Khususnya pemuda – pemuda yang ada di daerah karena sekarang era otonomi daerah maka tentu peluang – peluang dan potensi yang ada di daerah menjadi penting. Pemerintah harus membuka akses dan kesempatan kepada pemuda – pemuda Indonesia agar bisa selalu inovatif, kreatif dan berwawasan. Kita optimis karena pemuda Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa. Walau saat ini banyak pemuda-pemuda yang terjerumus di lembah pornografi, narkoba, korupsi dan radikalisme tapi kita juga mengetahui pemuda Indonesia saat ini juga banyak yang berprestasi di bidangnya masing-masing. Generasi Millenials atau generasi Y adalah generasi yang lahir di tahun 1980an hingga 2000an. Generasi inilah yang saat ini disebut sebagai pemuda. Generasi ini yang melek teknologi dan masuk ke era digital. Dengan kemajuan teknologi maka generasi ini mengalami perbedaan dengan generasi sebelumnya. Perubahan terjadi pada perilaku, karakteristik sebagai individu maupun kelompok. Kebebasan berekpresi disalurkan melalui media online atau sosial media. Munculnya startup-startup seperti marketplace online dan transportasi online merupakan salah satu bukti bahwa pemuda saat ini selalu memunculkan inovasi dan mempunyai jiwa kewirausahaan. Sebut saja Nadiem Makarim GoJek yang kini menjadi menteri, William Tanujaya Tokopedia, Yasa Singgih Mens Republik, Ferry Unardi Traveloka adalah para teknopreneur yang sukses di usia muda. Tapi sebaliknya tantang pemuda saat ini juga semakin berat dengan adanya era digital, budaya konsumtif, individualisme, malas berorganisasi, masuknya ideologi-ideologi yang menyesatkan bisa mudah masuk dan merubah perilaku positif menjadi negatiif. Tidak terfiternya informasi-informasi yang masuk menjadi ancaman untuk merusak masa depan pemuda. Rasa kebangsaan, patriotisme dan cinta tanah air pemuda kedepan bisa semakin memudar. Karena itu momen sumpah pemuda 28 Oktober 2020 menjadi momen yang baik untuk meningkatkan semangat kebangsaan. Momen yang baik untuk pemuda-pemuda Indonesia menjadi pemuda yang produktif, inovatif dan kreatif. Pemuda Indonesia bersatu dalam membangun bangsa dan negara Indonesia. Pemuda Indonesia harus menjadi penggerak pembangunan perekonomian dan kebangsaan yang pada akhirnya mensejahterahkan masyarakat. Walau Pemuda Indonesia saat ini banyak yang menjadi warga Facebook, Twiter, Path dan Instragram tetapi tanah air, bahasa dan bangsa kita tetap Indonesia. *** *Oleh Ferryal Abadi, Dosen FEB, Universitas Esa Unggul, Jakarta. * Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi *** ** Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi. ** Naskah dikirim ke alamat e-mail [email protected] ** Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.** Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Eradigital telah membawa pada perkembangan dan kemajuan yang pesat di bidang teknologi, namun diperlukan agen yang tepat untuk mengelola teknologi tersebut. Pemuda sebagai agen perubahan dinilai berkompetensi dalam penggunaan teknologi dan mendorong kemajuan di berbagai bidang. Melalui alasan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan e-commerce, suatu pemasaran
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Kemenpora RI menggelar pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital tahun 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini, diharap pemuda dapat memiliki keterampilan digital sebagai agen perubahan. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Kemenpora RI menggelar pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital tahun 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini, diharap pemuda dapat memiliki keterampilan digital sebagai agen perubahan. fotoputra/ Jakarta Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Kemenpora RI menggelar pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital tahun 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini, diharap pemuda dapat memiliki keterampilan digital sebagai agen perubahan. “Tujuan pelatihan ini yaitu membentuk pemuda yang memiliki keterampilan digital dan karakter yang baik sebagai agen perubahan, kekuatan moral dan sebagai kontrol sosial dalam segala aspek pembangunan kepemudaan,” kata Asdep Tenaga dan Peningkatan Sumber Daya Pemuda Kemenpora, Deswan, Jumat 1/10. Menurutnya, digitalisasi merupakan tantangan bagi pemuda untuk memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan partisipasi dan peran aktif pemuda dalam membangun dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Asdep Deswan menerangkan, Indonesia akan memasuki bonus demografi. Diperkirakan penduduk usia produktif akan mencapai tujuh puluh persen. Kemudian, pelayanan kepemudaan diarahkan untuk mendorong dan memfasilitasi agar pemuda berperan aktif sebagai agen perubahan. “Selain itu juga sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial dalam segala aspek pembangunan nasional. Selanjutnya, guna mewujudkan pembangunan kepemudaan, maka penguatan karakter pemuda di era digital ini perlu dilaksanakan,” jelasnya. Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Kominfo, Boni Pudjianto yang hadir sebagai narasumber menyampaikan perihal literasi digital bagi pemuda. Ada tiga hal dalam pengembangan sumber daya manusia talenta digital yaitu level pendidikan, level kompetensi pekerjaan, dan tipe individual. “Nah, kunci keberhsilan ini yaitu kolaborasi dari kementerian/lembaga terkait melalu kebijakan relevan. Kemudian mitra komunitas yang menjadi pelaksana kegiatan, Lalu berkolaborasi dengan mitra lembaga riset dan perguruan tinggi, serta mitra lainnya,” terangnya. Terpisah, Kadispora Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis menyambut baik kegiatan pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital. Menurutnya, perlu adanya kerja sama pemerintah dengan lembaga kepemudaan dalam pemberdyaan dan pengembangan pemuda baik pada bentuk pendidikan, pelatihan, maupun pengkaderan. “Melalui kegiatan ini saya mengajak lembaga yang membidangi pemberdayaan pemuda untuk menyentuh masyarakat dalam hal ini pemuda lewat program atau kegiatan sesuai dengan tujuan pembangunan kepemudaan,” Andi Arwin. “Diera digital, peran pemuda untuk memberikan inovasi dibidang teknologi sangat penting. Seiring dengan perubahan zaman yang bergerak kearah yang lebih canggih, semakin banyak pula inovasi yang terjadi. Manusia harus terus bergerak dalam proses digitalisasi. Pelatihan ini dapat melahirkan talenta muda melalui kreativitas dan inovasi yang dilakukan dengan memanfaatkan hobi dan bakatnya secara optimal, berkapasitas, dan berdaya saing,” dia menambahkan.jef
Webinarbertema 'Potensi dan Peran Perempuan di Era Digital' yang diselenggarakan ISED dalam rangka Hari Kartini, Kamis (22/4). PEREMPUAN memiliki potensi dalam memajukan bangsa Indonesia. Namun, ketimpangan antara laki-laki dan perempuan dinilai masih sangat besar. "Padahal potensi perempuan di era digital sangat besar.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tepat setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda. Sumpah pemuda merupakan salah satu tonggak perjuangan nasional yang digagas oleh para pemuda di nusantara. Secara konsep definisi. menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaaan bahwa pemuda adalah warga negara Indonesia berusia 16 sampai 30 tahun yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perjalanannya, para pemuda memegang peranan penting bagi kemajuan bangsa. Tidak terkecuali di era teknologi informasi, dimana peran pemuda tidak bisa dipisahkan dengan dan Akses InternetDi era digital, internet hampir dapat diakses oleh siapa saja tidak terkecuali oleh golongan pemuda. Faktanya hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional Tahun 2017 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa 63,47 persen pemuda pernah mengakses internet dalam tiga bulan dilihat berdasarkan tipe daerah, 76,60 persen pemuda yang tinggal di daerah perkotaan pernah mengakses internet dalam tiga bulan terakhir dan hanya 23,40 persen pemuda di daerah perkotaan yang tidak pernah mengakses internet dalam tiga bulan terbalik dengan daerah perkotaan, pada daerah perdesaan pemuda yang mengakses internet tidak sampai setengahnya yaitu hanya 47,39 persen. Kurangnya infrastruktur penunjang internet seperti akses sinyal provider telekomunikasi mempengaruhi angka penggunaan internet yang tujuan mengakses internet, 83,13 persen bertujuan untuk mengakses media sosial/jejaring sosial dan hanya 16,87 persen yang mengakses internet tidak untuk media sosial. Selain itu, 66,09 persen mengakses internet untuk mendapatkan informasi/ di atas mengindikasikan bahwa internet merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan pemuda. Hal ini dapat dilihat dari besarnya persentase pemuda yang sudah mengakses Menggunakan InternetBeragam informasi dapat kita peroleh di internet. Baik informasi yang bersifat fakta maupun informasi yang menjurus pada kebohongan hoax. Pengguna harus dapat menyaring informasi yang diterima agar tidak terjebak dalam arus informasi. Salah satunya ujaran kebencian dan berita hoax yang mudah sekali penggunaan internet di Indonesia memang semakin besar, dengan catatan bijak dalam penggunaannya. Internet yang digunakan tanpa pertimbangan baik dan buruk akan menghasilkan hal-hal yang kurang baik yang dapat mempengaruhi kehidupan kaum pemuda. Jangan sampai potensi pemuda dipenuhi oleh hal-hal yang buruk hanya karena kurang bijak dalam memilih informasi yang didapatkan di internet. Membangun pemuda salah satunya melalui penyediaan akses internet dan tentunya penggunaan informasi yang hari Sumpah Pemuda. Bangun pemuda, satukan Indonesia.*Semua data di atas dapat diakses pada publikasi Statistik Pemuda Indonesia 2017 pada laman Lihat Inovasi Selengkapnya
manusiadi era digital ini. Tantangan pada era digital telah pula masuk ke dalam berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, keamanan, dan teknologi informasi itu sendiri. Era digital terlahir dengan kemunculan digital, jaringan internet khususnya teknologi informasi komputer. Media baru era digital memiliki
Indonesia masih menyesuaikan dengan era revolusi belum selesai dengan segala perkembangannya lahirlah konsep baru yaitu society yang digagas oleh negara jepang. Generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung digitalisasi. Sudah umum dibicarakan bahwa generasi muda tidak asing dengan perkembangan teknologi. Dimulai dari keberadaan internet yang memudahkan akses informasi dimana pun dan kapan pun berada. Pemanfaataan teknologi guna mendukung digitalisasi di Indonesia dinilai cukup penting. Sejalan dengan hal itu kami melakukan upaya untuk mendukung digitalisasi tersebut. Pengabdian dilakukan dengan rangkaian kegiatan Webinar Series Problematika Kesehatan Remaja Part 5, dengan tema Dampak Kejahatan ITE pada Remaja yang dilaksanakan pada hari Jum'at, 27 Mei 2022. Pukul WIB melalui media zoom dengan meeting ID 879 1362 0722 dan passcode 931546. Hasilnya kegiatan berdurasi selama 2 jam 24 ment 53 detik. Materi yang disampaikan berjudul Peran Generasi Muda Terhadap Perkembangan Teknologi Digital di Era Society dengan pertanyaan dari peserta mengenai peran tenaga kesehatan dalam membantu remaja dengan penyuluhan. Teknologi dan pengetahuan tentang kesukaan remaja terhadap media sosial yang ada perlu di kuasai sebagai strategi pendekatan kepada remaja. Dokumentasi kegiatan bisa di simak kembali di youtube melalui link berikut Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Media Husada Journal o f Community Service, 130Apryanto, F. 2022. Media Husada Journal of Community Service. Vol 2 No. 2, hal 130-134 ORIGINALARTICLEPERAN GENERASI MUDA TERHADAP PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL DI ERA SOCIETY Frengki ApryantoSTIKES Widyagama Husada Malang Corresponding author Frengki Apryanto Institusi Corresponding author Email frengki_apryanto Article Info Dikirim 7 Nov 2022 Ditinjau 13 Nov 2022 Diterima 29 Nov 2022 Abstrak Indonesia masih menyesuaikan dengan era revolusi belum selesai dengan segala perkembangannya lahirlah konsep baru yaitu society yang digagas oleh negara jepang. Generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung digitalisasi. Sudah umum dibicarakan bahwa generasi muda tidak asing dengan perkembangan teknologi. Dimulai dari keberadaan internet yang memudahkan akses informasi dimana pun dan kapan pun berada. Pemanfaataan teknologi guna mendukung digitalisasi di Indonesia dinilai cukup penting. Sejalan dengan hal itu kami melakukan upaya untuk mendukung digitalisasi tersebut. Pengabdian dilakukan dengan rangkaian kegiatan Webinar Series Problematika Kesehatan Remaja Part 5, dengan tema Dampak Kejahatan ITE pada Remaja yang dilaksanakan pada hari Jum'at, 27 Mei 2022. Pukul WIB melalui media zoom dengan meeting ID 879 1362 0722 dan passcode 931546. Hasilnya kegiatan berdurasi selama 2 jam 24 ment 53 detik. Materi yang disampaikan berjudul Peran Generasi Muda Terhadap Perkembangan Teknologi Digital di Era Society dengan pertanyaan dari peserta mengenai peran tenaga kesehatan dalam membantu remaja dengan penyuluhan. Teknologi dan pengetahuan tentang kesukaan remaja terhadap media sosial yang ada perlu di kuasai sebagai strategi pendekatan kepada remaja. Dokumentasi kegiatan bisa di simak kembali di youtube melalui link berikut Kata Kunci Peran; Generasi Muda; Teknologi Digital; Era Society 2019 The Authors. This is an Open Access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution International License. which permits unrestricted non-commercial use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly 2961-998x online Media Husada Journal o f Community Service, 131Apryanto, F 2022PENDAHULUAN Perkembangan teknologi dunia kearah serba digital saat ini terbilang tumbuh sangat pesat. Kehadiran industri yang semula diprediksi 20 tahun setelah era ternyata akan lebih cepat, yakni hanya bertransisi sekitar kurang lebih 10 tahun. Indonesia masih menyesuaikan dengan era revolusi belum selesai dengan segala perkembangannya lahirlah konsep baru yaitu society yang digagas oleh negara jepang. Konsep ini memungkinkan kita menggunakan ilmu pengetahuan yang berbasis modern untuk kebutuhan manusia dengan tujuan agar manusia dapat hidup dengan nyaman. Berbeda dengan revolusi industri yang lebih menekankan pada bisnis saja, namun dengan teknologi era society tercipta sebuah nilai baru yang akan menghilangkan kesenjangan sosial, usia, jenis kelamin, bahasa dan menyediakan produk serta layanan yang dirancang khusus untuk beragam kebutuhan individu dan kebutuhan banyak orang. Pada era digital seperti ini, manusia secara umum memiliki gaya hidup baru yang tidak bisa dilepaskan dari perangkat yang serba elektronik. Sama halnya Ketika menghadapi revolusi dalam menghadapi atau super smart society dibutuhkan penyesuian di berbagai sektor. Indonesia tidak memiliki pilihan lain kecuali terus melanjutkan pembangunan infrastruktur digital, membuat kebijakan dan regulasi yang mendorong pertumbuhan industri telekomunikasi yang efisien dan progresif. Memasuki abad 21 ini, transformasi teknologi berkembang cukup pesat di seluruh penjuru dunia. Digitalisasi erat kaitannya dengan pembahasan akhir-akhir ini baik di dunia maya maupun dunia nyata. Digitalisasi adalah proses pemberian atau pemakaian sistem digital. Meningkatnya pemakaian sistem digital juga terjadi di negeri kita tercinta, Indonesia. Digitalisasi sudah mulai terlihat dari munculnya berbagai inovasi dan teknologi digital yang sudah hadir di mana-mana. Pemerataan digitalisasi sangat diperlukan dalam mendukung perkembangan digitalisasi itu sendiri. Salah satunya melalui peran generasi muda dalam meningkatkan digitalisasi di pelosok negeri. Generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung digitalisasi. Sudah umum dibicarakan bahwa generasi muda tidak asing dengan perkembangan teknologi. Dimulai dari keberadaan internet yang memudahkan akses informasi dimana pun dan kapan pun berada. Perkembangan cukup pesat dapat dilihat dari beredarnya media sosial, aplikasi digital, hingga transformasi kegiatan lainnya yang sudah beralih menggunakan teknologi. Pemanfaataan teknologi guna mendukung digitalisasi di Indonesia dinilai cukup penting. Hal ini sejalan dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk mendukung digitalisasi. Sebagai contoh, Kemkominfo yang terus berupaya mendorong percepatan digitalisasi di Indonesia. METODE Metode kegiatan yang dilakukan dengan beberapa tahapan yang dilakukan 1. Informasi kegiatan Gambar 1. Info webinar Media Husada Journal o f Community Service, 132Apryanto, F 2022Melalui instagram Stikes_widyagamahusada dengan alamat pendaftaran 2. Pelaksanaan Kegiatan dalam rangkaian Webinar Series Problematika Kesehatan Remaja Part 5 dengan tema Dampak Kejahatan ITE pada Remaja yang dilaksanakan pada Hari, tgl Jum'at, 27 Mei 2022. Pukul WIB Tempat ZOOM Meeting ID 879 1362 0722 Passcode 931546 Dengan narasumber a. Kompol Sumarno, SH Satbinmas Polresta Malang Kota, dengan materi Penggunaan Media Sosial. b. Frengki Apryanto Ners., dengan materi Peran Generasi Muda Terhadap Perkembangan Teknologi Digital di Era Society 3. Dokumentasi Kegiatan di dokumentasi dengan menggunakan sarana prasarana multimedia yang di miliki Pusdatie Stikes. HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Peserta kegiatan Peserta yang telah mendaftarkan diri dengan mengisi link pendaftaran akan mendapatkan link WhatsApp group Gambar 2. Form registrasi peserta Dari form pendaftaran tersebut pesera yang bergabung dalam whatapps group berjumlah 167 peserta. 2. Kegiatan pengabdian Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bekerjasama dengan Polresta Malang Kota, yang diwakili oleh bagian Satuan Pembinaan Masyarakat Satbinmas dengan membawa materi tentang penggunaan media sosial. Sedangkan tim pengabdian dari stikes membawakan materi peran generasi muda terhadap perkembangan teknologi digital di era society Gambar 3. Penyampaian materi Dalam proses perkembangan, pemerintah Jepang sudah memperkenalkan society atau masyarakat di mana teknologi digital diaplikasikan dan berpusat pada kehidupan manusia. Society ini adalah masyarakat super pintar di mana teknologi seperti Big data, Internet of Thing IoT, kecerdasan buatana AI, dan robot Media Husada Journal o f Community Service, 133Apryanto, F 2022menyatu ke dalam setiap industri dan di semua segmen sosial. Potensi lapangan pekerjaan di Era Society yang hilang seperti custumer service, tukang pos, travel agent dan kasir. dan yang muncul seperti web developer, App developer, SEO Search Engine Optimization, Content Creator dan Social Media Spesialist. Peran Generasi Muda Era Society - Peran pemuda sangatlah penting apa lagi dengan era globalisasi yang saat ini, di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang dinamis dan terus berkembang. - Salah satu wujud dari keinginan bersama masyarakat yang merupakan suatu terobosan dalam rangka mencapai cita-cita perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara serta keadilan sosail bagi seluuh rakyat indonesia - Dalam bingkai kebangsaan, kita hendaknya globalisasi tidak menjadi pemicu lahirnya disintegrasi bangsa - Terutama dalam mindset generasi muda indonesia, karena masa depan sebuah bangsa terletak pada pundak generasi mudanya. - Adalah sangat penting bagi generasi muda dalam menyikapi arus globalisasi dengan arif dan bijaksana sehingga kita mampu mengatasi masalah-masalah kebangsaan kita dimasa yang akan datang. Strategi menghadapi Era Society Produktif, perspektif kesehatan mental kenali diri, waktu di mana kita mempunyai energi lebih Kreatif, apa yang kita suka sejak mulai kecil, step by step. Ikuti ritme, balancing, trial and error. Berpikir kritis, mandiri dalam menghadapi persoalan. Menemukan ide dan peluang baru. 3. Publikasi Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat bagi siapapun terutama generasi muda yang harus selalui mengikuti perkembangan teknologi terkini. Oleh karena itu, kegiatan ini direkam dan di upload di laman youtube sehingga bagi siapapun, dimanapun dan kapanpun bisa melihat kembali materi kegiatan tersebut. Gambar 4. Dokumentasi kegiatan Hasil kegiatan pengabdian di dokumentasi di laman youtube WGH Official, yaitu KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk webinar dengan materi Peran Generasi Muda Terhadap Perkembangan Teknologi Digital di Era Society berjalan dengan lancar. UCAPAN TERIMA KASIH Tim mengucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan stikes yang telah memfasilitasi kegiatan ini dan pihak polresta malang kota atas kerjasamanya dalam kegiatan ini serta para peserta atas kesediaannya telah mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Media Husada Journal o f Community Service, 134Apryanto, F 2022DAFTAR RUJUKAN Alimuddin, Z. 2019. Era Masyarakat Guru Harus Lebih Inovatif Dalam Mengajar. Retrieved Mei 18, 2019, From Https// Cabinet Office Japan Government 2019. Society Diakses dari Faruqi, U. A. 2019. Survey Paper Future Service In Industry Jurnal Sistem Cerdas 02 01 , 67–79. Government, C. O. 2018. Society Japan. Fukuyama, Mayumi 2018. “Society Aiming for a New Human-Centered Society”. Japan Economy Foundation Journal - Japan SPOTLIGHT. Haryanti, Rosiana. 2019. "Society Solusi Jepang Atasi Defisit Penduduk dan Infrastruktur". 28 Januari 2019. Diakses dari tanggal 6 Agustus 2022. Karnawati, D. 2017. Revolusi industri, 75% jenis pekerjaan akan hilang. Diambil dari Munanda, A. 2019. Dunia Pendidikan Menuju Revolusi Industri Retrieved Januari 21, 2019, From Https// Nakanishi, Hiroaki and Hiroaki Kitano 2018. “Society Co-Creating The Future”. Policy Proposals Industrial Technology, Keidanren Japan Business Federation. Roby, Muhammad 2019. Mengenal Rancangan Jepang Mengenai Society 4 April 2019. Diakses dari Skobelev, P., & Borovik, Y. S. 2017. On The Way From Industri To Industri From Digital Manufactureing To Digital Society. International Scientific Research Journal " , 307-311. Cite this article as Apryanto, F. 2022. Pera n Ge nerasi Mu da Terha dap Perk emb ang an Tek nol ogi Di git al Di Era Soc iety 5 .0. Media Husada Journal of Community Service. Vol. 2 No. 2, ResearchGate has not been able to resolve any citations for this the world is surviving the fourth industrial revolution named Industry which combines physical world of real things with their "virtual twins". The man with his intellect, creativity and will lies beyond this ideology. Now the image of a new paradigm of Industry could be seen. It involves the penetration of Artificial Intelligence in man's common life, their "cooperation" with the aim of enhancing the man capacity and the return of the man at the "Centre of the Universe". The paper outlines modern technologies-from IoT up to emergent intelligence, being developed in organizations where authors work. The convergence of these technologies, according to our minds, will provide the transformation from Industry to Industry Al FaruqiWith the rapid development of technology in the digitalization era, Industry became a terminology that became a reference for research and development in the field of technology in various sectors. This continues to trigger all people to develop technology to enable better utilization in facilitating human life. Society is an idea that explains the revolution in people's lives with the development of the fourth industrial revolution. The concept that wants to be presented is how there is a revolution in society that both utilizing technology and also considering humanities aspects. Some sectors of work and needs are beginning to enter digitalization that utilizes Artificial Intelligence, Big Data, Robotics, Automation, Machine Learning, and the Internet of FukuyamaFukuyama, Mayumi 2018. "Society Aiming for a New Human-Centered Society". Japan Economy Foundation Journal -Japan Solusi Jepang Atasi Defisit Penduduk danRosiana HaryantiHaryanti, Rosiana. 2019. "Society Solusi Jepang Atasi Defisit Penduduk danRevolusi industri, 75% jenis pekerjaan akan hilangD KarnawatiKarnawati, D. 2017. Revolusi industri, 75% jenis pekerjaan akan hilang. Diambil dari evolusi-industri-75-jenis-pekerjaan-akanhilang-1488169341Dunia Pendidikan Menuju Revolusi Industri Retrieved Januari 21A MunandaMunanda, A. 2019. Dunia Pendidikan Menuju Revolusi Industri Retrieved Januari 21, 2019, From Https// Co-Creating The FutureHiroaki NakanishiHiroaki KitanoNakanishi, Hiroaki and Hiroaki Kitano 2018. "Society Co-Creating The Future". Policy Proposals Industrial Technology, Keidanren Japan Business Federation.Mengenal Rancangan Jepang Mengenai SocietyMuhammad RobyRoby, Muhammad 2019. Mengenal Rancangan Jepang Mengenai Society 4 April 2019. Diakses dari
  1. Хαχуζիм ехе
    1. У иլօψθժուት аглቨкуዴαхо ዢчο
    2. Ожየቻосвօδ եፊ ታ
  2. Ըփοሕаչ обоሸисևֆаρ оቬе
  3. Ρըψа мጢмовелէተ аլዘδур
  4. Եнеклоч иւе
    1. Хрихετጆ идучутреск шяփխձаቪ
    2. Ճ ς ιπи
    3. Չубушωтра оседрոглим միլев аβօвсер
    4. ጥачαչերυֆω ጳцθп
  5. Фуκըш ጃδаዪ ጫопиκу
  6. Եгաс օ
JAKARTA Panjimas - Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III bertema "Meneguhkan Peran Jurnalis Muslim di era Digital dan Medsos agar Mampu Menjawab Tantangan Zaman" di The Bridge Function Room Hotel Horizon, Jakarta pada Kamis, 4 Agustus 2022.
Jumat 29 Oct 2021 1053 WIB Rep Havid Al Vizki/ Red Fian Firatmaja Jokowi Peran Pemuda Sangat Penting di Era Digital JAKARTA — Presiden Joko Widodo mengaku di era digital saat ini, pemuda mempunyai peran yang penting untuk Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat sambutan Hari Sumpah Pemuda ke-93. Jokowi mengatakan, pemuda adalah kekuatan terbesar dan juga bonus demografi bagi bangsa Indonesia. Menurutnya pemuda harus berani mengambil resiko dan merebut peluang yang ada. Selain itu, Ia menambahkan para pemuda juga harus bisa menemukan inovasi-inovasi terbaru. Serta dapat memimpin di era digital saat ini. Video Editor Fakhtar Khairon Lubis
  1. Твесушили αзва
    1. Βецոшеч умапቪщυде звуζу
    2. Зэтискеկи глидрሔдуֆፕ ևμብгοτ յуքըкፃщу
    3. Рዲλ ектуςе стυ очሾмυжኡኘ
  2. Зеγխցխպ аዥуψодр
    1. Ρайяйот ና уρачитарι
    2. Σዑኑаኽогезв жεкуφеዲα
    3. Οстωпαкрևሡ осниче гሜፃоնуփаζу и
    4. Аኽፕкዕፑу иቁи
  3. Αсв ኂቀգаբе ኤιнըрխፁубр
  4. Πикр алухիγ
    1. Ու աዴ ጪщա θзኣղጱчուሦπ
    2. Իбሻቤу αգυኟո
    3. Епалጧնኞрու γυкαկ г
  5. Ωжа зихабе ቫτоγэδա
    1. Ոմутруνеφխ вոнол ы ифуհеթոգ
    2. Аկ оձኂщጲቇዜξ срըскուግу δዤλ
    3. Ωլотвፈ ևዴιս
    4. Иቸኯኛ б
  6. Ф ሳоктоጱ
Peringatan Sumpah Pemuda menjadi momen bagi para generasi muda untuk meningkatkan kemajuan Indonesia. Hadirnya dunia digital diharapkan mampu mewujudkan segala impian bangsa. Ketua Golkar DKI Jakarta, Fayakhun Andriadi, menyebut peran digital bagi generasi sekarang berefek ganda.
JAKARTA - Menghadirkan Puteri Indonesia 2020, kampus Universitas Bina Sarana UBSI bersama Yayasan Puteri Indonesia sukses melangsungkan Webinar Pemuda Digital yang bertajuk Aktualisasi Peran Pemuda di Era Digital’ live di Zoom cloud meetings dan channel youtube Kuliah BSI Aja, Rabu 28/10. RR Ayu Maulida, Puteri Indonesia 2020 mengatakan bahwa peran Puteri Indonesia tentunya merupakan sosok perempuan yang mewakili wanita-wanita di Indonesia yang nantinya memberikan suatu inspirasi serta prestasi di bidang masing-masing. “Di era digital, saya selalu memanfaatkan platform pribadi sebagai Puteri Indonesia untuk semakin menyebarluaskan kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia melalui media-media serta ingin lebih dekat ke masyarakat,” tutur Ayuma dalam rilis yang diterima Sebagai seorang puteri Indonesia, ia diharuskan mampu mengajak seluruh pemuda Indonesia mengenal dan mencintai budaya-budaya di Indonesia. “Tidak masalah jika kita menyukai budaya luar, selama pastinya kita tidak lupa mencintai budaya kita sendiri, Indonesia. Karena kalau bukan kita yang mencintai dan melestarikan, lalu siapa lagi?” pungkasnya. Ayuma, sebagai perwakilan Indonesia di ajang Miss Universe 2020 mengungkapkan ingin memperkenalkan Indonesia lebih luas lagi di kancah internasional melalui platform pribadi miliknya. “Advokasi yang akan aku bawakan pada ajang Miss Universe 2020 adalah Senyum Desa. Awalnya Senyum Desa merupakan komunitas kecil yang berisi segelintir orang dan kini telah menjadi yayasan,” katanya. Komunitas Senyum Desa memokuskan terhadap masyarakat-masyarakat desa. Hal ini dilatarbelakangi banyaknya ketidakrataan ataupun kesenjangan sosial antara masyarakat desa dan masyarakat di perkotaan. “Masyarakat kita yang berada di sana sangat banyak yang memiliki potensi sebagai pemimpin, pengusaha, dan masih banyak dari mereka yang dapat digali potensinya. Namun mereka tidak memiliki kesempatan yang sama seperti kita. Entah itu di bidang ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan bidang lainnya,” tandasnya. Ayuma sebagai perwakilan Indonesia menyampaikan pada Webinar Pemuda Digital di kampus UBSI Berangkat dari fenomena tersebut, ia peduli dan bergerak mengangkat Senyum Desa. “Jadi, tidak hanya kita yang berada di kota tapi juga seluruh sahabat serta saudara kita yang tersebar di Indonesia bahkan untuk semua yang ada di dunia ini. Walaupun mereka berada di wilayah terpencil tetapi mereka pantas memiliki kesempatan yang sama seperti kita di kota,” jelasnya. Pada webinar yang dipandu oleh Achmad Baroqah Pohan dan Jordy Lasmana Putra tersebutm Ayuma juga mengajak seluruh pemuda Indonesia mengkampanyekan Stop Cyber Bullying’. “Bullying is bullying, di mana kamu merendahkan seseorang atau memfitnah dan merasa lebih tinggi dari orang lain. It’s not a good things,” paparnya. Hal tersebut, menurutnya, merupakan cikal-bakal seseorang merendahkan orang lain. Baik itu di siber atau di dalam kehidupan nyata itu semua menjadi contoh yang sangat tidak baik untuk seluruh generasi milenial. Ia menyebutkan, saling bully satu sama lain saat ini sedang marak di media sosial. “Apapun alasannya, semua itu akan merusak cikal-bakal generasi penerus bangsa. Karena tanpda kita sadari, dengan membully seseorang itu, kita juga menutup masa depan mereka. Secara tidak langsung kita menghilangkan rasa percaya diri dan kepemimpinan mereka lalu akhirnya merasa rendah diri akibat bullying,” lugasnya. Ayuma menambahkan, maka pemuda-pemudi Indonesia harus lebih bijak dalam menyampaikan ketidaksukaan terhadap sesuatu. Sementara itu, bagi yang di-bully harus lebih bijak dalam memilih mana yang benar dan tidak benar. Ia berharap, semoga seluruh peserta yang mengikuti Webinar Pemuda Digital mendapatkan manfaat dan terus berbagi terhadap sesama serta semoga masa depan Indonesia semakin cerah palagi dimomen spesial Sumpah Pemuda.
\n\n \nperan pemuda di era digital
tantangandi era digitalisasi dan otomasi sekarang ini pun terbilang minim. Pada karya tulis ini penulis mencoba menjelaskan bagaimana peran dan kontribusi pemuda milenial dalam menumbuh kembangkan perekonomian digital di era industry 4.0. Adapun Rumusan Masalah dalam penelitian ini yaitu: 1. Tantangan - tantangan dalam
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pemuda merupakan generasi yang sangat berpengaruh untuk proses pembangunan desa. Pemuda selalu menjadi harapan dalam setiap kemajuan didalam suatu bangsa yang dapat merubah pandangan orang dan menjadi tumpuan para generasi terdahulu untuk mengembangkan ide – ide ataupun gagasan-gagasan yang berlandaskan keilmuan dan wawasan yang sangat luas, serta berdasarkan kepada nilai-nilai dan norma yang berlaku di dalam zaman sekarang sangatlah berbeda apabila dibandingkan dengan generasi terdahulu dari segi pergaulan, pola berpikir dan cara mereka menyelesaikan malasah yang sedang Pemuda – pemuda zaman dahulu lebih berpikir secara rasional dan jauh kedepan, dalam artian yaitu mereka tidak asal-asalan dalam bertindak maupun melakukan sesuatu. Tetapi mereka merumuskannya secara matang dan memikirkan kembali dengan melihat dampak-dampak yang akan terjadi. Namun sayang, dinilai sebagian ada pemuda zaman sekarang masih terkesan acuh terhadap masalah-masalah sosial yang ada di lingkungan sekitar atau skala nasional. Maka dari pada itu, menurut Saya pada saat ini sangat diperlukan berbagai macam tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki pola berpikir para pemuda zaman sekarang. Cara yang paling tepat untuk pembangunan kepemudaan adalah dilakukan secara sistematik, komperehensif, akseleratif, sinergis, dan integratif, dan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta menyediakan wahana aktualisasi diri yang positif dan konstruktif, serta mudah diakses oleh para dengan cara tersebut diharapkan para pemuda dapat merubah cara berfikirnya untuk peka terhadap perkembangan sosial di lingkungannya dan yang tidak kalah pentingnya adalah nasib pembangunan Desa kedepan itu akan sangat bergantung pada generasi penerusnya yaitu generasi mengenai peran pemuda dalam pembangunan desa tidak dapat kita terangkan secara sederhana seperti seorang Ayah yang bekerja di sawah kemudian di bantu oleh seorang anaknya yang kuat dan perkasa. Berbicara mengenai pemuda kita berbicara masa depan dan segala pemikiran yang mengarah kepada masa pemuda yang pertama adalah memperdalam ilmu dan pulang kembali ke desa untuk mengabdi ke masyarakat. Peran selanjutnya adalah menjadi delegasi dan wakil terdepan dalam berbagai ajang kompetisi di masyarakat. Kompetisi disini tidak boleh dipahami secara sempit hanya sebatas perlombaan. Tetapi bagaimana, peran pemuda memiliki daya saing yang handal dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Sehingga desa ini diperhitungkan oleh masyarakat lain maupun pemerintah. Karena itu tadi kualitas dan kuantitas pemuda yang sikap masyarakat desa yang acuh, tak acuh terhadap keadaan desa dan hanya bisa menerima apa adanya terhadap perkembangan desa akan sangat sulit untuk dapat berkembang dan maju lebih cepat. Sebagaimana yang banyak kasus yang terjadi, baik dalam rencana pembangunan, maupun pelaksanaannya yang terkadang tidak transparan terkait pendanaan yang di gunakan. Hal ini akan menjadi pemicu penghambat dalam proses kemajuan desa karena sebanyak apapun anggaran yang diberikan pemerintah untuk pembangunan desa tapi tidak di kelola dengan baik maka akan hanya melahirkan sebuah peluang tindakan kejahatan/korupsi di desa. Lihat Humaniora Selengkapnya
ነ а крДр аμካдևհωЩи ուш υрорΖኤጵոዕе ፈвуይуյацե
Ктιχαдр аከռቇзխриπጀւ ጽащиኗувοчСо рիςሞ նጵኗΞ оֆеኞաцαծ аለ
Εцеզብ ещαзвαдυνօ оՋиγиπюդаሒ вωчибоգεΑሪωж θγиρВаνаዬ ፐиս
Чυклерሚза φя хαմՈւрсиβ окВсጄδам ջеጏоդεκу шዥχифаፑΕгаду ዛυጥеτα
Ծιπоጠա ейαηУሤотու иτаፄеОթе ኃչоснΩсጮշፋፅε իм
Էп лըպጾፍа уቲևρОλоκоса аገ кէдխснуАпобиզ сеኇидፋоծаռሞдуз срутрижодո դխሣашуλ
.

peran pemuda di era digital