MembuatTombol Simpan VBA Excel. Buka Excel, pada "Sheet1" rename jadi "DB", Save File dengan nama "Aplikasi Data" dan buatlah tabel seperti contoh gambar dibawah. Selanjut kita akan bermain di properties, ganti Caption "UserForm1" dengan "Aplikasi Data", ganti (name) Textboxnya : TxtNoInduk, TxtNamaSiswa, TxtAlamat.
Setelah sisa=0 lihat bagian bawah, selanjutnya klik tombol Simpan MyPos Resto – Manual Book 1-21 3.4 Ubah Discount / Potongan Penjualan Terdapat tiga macam discount atau potongan penjualan di mypos, yaitu: discount item yang berlaku terhadap baris item yang bersangkutan, discount nota yang berlaku secara keseluruhan jumlah nota, dan
Bagi para pengguna komputer, fungsi SAVE dan SAVE AS tentu adalah dua fungsi yang sudah sangat akrab bagi mereka. Kedua fungsi pada program komputer ini adalah sama-sama digunakan sebagai perintah untuk menyimpan sebuah dokumen atau file hasil kerja mereka. Akan tetapi, jika ditelisik lebih dalam lagi, kedua fungsi tersebut ternyata memiliki beberapa perbedaan. Apa saja perbedaan Save dan Save As tersebut? Nah, untuk tahu jawabannya silakan simak pembahasan singkat berikut ini! Perbedaan Save dan Save As Perbedaan Save dan Save As terletak pada hal-hal mendasar, seperti fungsi spesifiknya, jalan pintas short cut yang dapat digunakan, penentuan tempat penyimpanan serta format penyimpanan dari file yang akan disimpan. Secara sederhana, perbedaan kedua fungsi ini dapat dijelaskan seperti tabel berikut. Perbedaan Save Save As Fungsi Menyimpan hasil perubahan pada file yang telah tersimpan sebelumnya di komputer. Menyimpan hasil perubahan pada file baru atau file yang akan diubah nama dan formatnya. Jalan pintas CTRL + S CTRL + ALT + S Penentuan tempat penyimpanan Ditempat file tersimpan sebelumnya Tempat penyimpanan ditentukan oleh pengguna Format penyimpanan Ditentukan komputer Ditentukan pengguna 1. Perbedaan Fungsi Secara sederhana, fungsi Save pada program komputer adalah sebuah perintah bagi komputer untuk menyimpan hasil perubahan pada suatu file yang dimana file tersebut sebelumnya telah tersimpan di komputer. Sebagai contoh, ketika Anda membuka suatu file Microsoft Word di komputer, kemudian merubah isinya, maka fungsi save akan menyimpan hasil perubahan tersebut ke dalam file yang sama. Fungsi save juga memiliki fungsi yang sama dengan Save As, khususnya pada penyimpanan file baru. Sedangkan fungsi Save As adalah perintah bagi program komputer untuk menyimpan suatu file yang sebelumnya tidak ada di dalam komputer. Dalam artian, fungsi Save As akan menyimpan suatu file baru atau file lama yang akan diubah atau nama filenya. Jika kita menyimpan suatu file lama menggunakan fungsi Save As, maka akan ada 2 file sama pada komputer dengan nama atau format yang berbeda. 2. Perbedaan Jalan Pintas Perbedaan Save dan Save As juga terletak pada jalan pintas atau short cut yang dapat kita gunakan untuk melakukan perintah keduanya. Fungsi save dapat dilakukan dengan menekan tombol CTRL + S secara bersamaan, sementara fungsi Save As dilakukan dengan menekan tombol CTRL + ALT + S. Perbedaan Internet dan Intranet Perbedaan GSM dan CDMA 3. Perbedaan Penentuan Tempat Penyimpanan Perbedaan Save dan Save As juga terdapat pada penentuan tempat penyimpanan dari file yang akan disimpan. Fungsi save akan menempatkan hasil perubahan pada file yang ada pada tempat di mana file tersebut pertama kali disimpan. Kecuali jika file tersebut adalah file baru, maka tempat penyimpanan tersebut dapat ditentukan oleh pengguna. Sedangkan fungsi Save As akan menyimpan suatu file pada tempat yang ditentukan oleh pengguna melalui jendela seperti ditampilkan gambar berikut. 4. Perbedaan Format Penyimpanan File yang disimpan dengan fungsi Save akan memiliki nama dan format yang ditentukan oleh program komputer. Contohnya, ketika kita akan menyimpan file gambar hasil olahan program Photoshop, maka file tersebut secara default akan tersimpan dalam nama Untitled dan format PSD. Sementara jika kita menggunakan fungsi Save As, kita dapat mengatur nama dan format sesuai dengan keinginan kita, misalnya digambar disimpan dengan nama “Perbedaan” dan format “JPG, PNG, GIF, dan lain sebagainya. Nah, itulah beberapa perbedaan Save dan Save As pada program komputer. Semoga setelah mengetahui perbedaan-perbedaan ini, Anda tak akan salah lagi dalam menentukan perintah mana yang dipilih untuk menyimpan file Anda. Semoga bermanfaat!
Terdapat9 tombol yang dapat kalian kustomisasi sendiri. Juga pada slide kedua terdapat 9 aplikasi yang dapat kalian kustomisasi. Jika kalian mengalami kerusakan tombol navigasi, kalian dapat mengganti dengan aplikasi ini. Setting Assistive Touch Android untuk tombol kembali, beranda, dan latar belakang. Soft Keys – Home Back Button
tombol save as dan save terdapat dalam tombol tab? office button view page layout insert Kunci jawabannya adalah A. office button. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, tombol save as dan save terdapat dalam tombol tab office button.
Kekuatannyamemang begitu bermanfaat bagi pengguna Microsoft dan teknologi modern ini, karena tak hanya sebatas memindahkan teks maupun data tertentu tetapi penggunanya dapat menggunakan copy tanpa batas sekali pun. Bahkan berlembar-lembar dokumen bisa dipindahkan dengan hanya Ctrl+A dan Ctrl+C dalam waktu sekejap.
Perbedaan Save dan Relieve Every bit Pada Pengolahan Digital Perintah Salvage Dan Save Equally Pada Pengolahan Informasi Digital – Untuk mereka yang sering menggunakan komputer atau laptop, pasti akan sering menjumpai sub card seperti Relieve dan SAVE AS. Kedua sub menu tersebut terdapat di menu file yang berfungsi untuk menyimpan file. Keduanya memang intinya sama-sama dipakai untuk menyimpan dokumen ataupun file hasil kerja, baik baru ataupun file lama namun di resave dengan nama yang baru. Meskipun begitu, apabila ditelisik jauh lebih dalam lagi, keduanya ternyata punya fungsi yang ternyata punya beberapa perbedaan. Nah, untuk kalian yang pengen tahu apa saja perbedaan Save dan Save Every bit, yakni Save dan Save As Perbedaan Fungsi Secara sederhana, fungsi dari sub menu “Save” pada program komputer ialah untuk menyimpan hasil perubahan suatu file yang mana file tersebut sebelumnya sudah pernah tersimpan di dalam komputer. Sebagai contohnya, ketika kalian membuka suatu file Give-and-take di komputer, lalu saat kalian merubah isinya, maka fungsi salvage ialah untuk menyimpan hasil perubahan yang terjadi tersebut ke dalam file yang sama. Dalam hal ini, sub carte du jour “Relieve” juga punya fungsi yang bisa dibilang sama sub carte “Save Equally” khususnya yakni penyimpanan file baru. Sedangkan fungsi untuk menu “Relieve Equally” ialah perintah bagi programme komputer guna menyimpan suatu file yang mana sebelumnya tidak terdapat di dalam komputer. Hal ini berate fungsi sub menu “Save As” akan menyimpan file baru ataupun file lama yang kalian ubah atau ganti nama filenya dengan yang baru. Apabila kalian menyimpan suatu file lama dengan menggunakan fungsi “Save Equally”, maka akan terdapat 2 file yang sama dalam calculator kalian dan pastinya dengan nama ataupun format yang beda. Perbedaan Jalan Pintas Untuk penjelasan perbedaan perintah save dan save every bit pada pengolahan informasi digital juga bisa dilihat dari jalan pintas yang dipakai. Save dan Save As ini sub carte du jour file yang juga punya jalan pintas short cut yang bisa kalian gunakan dalam melakukan perintah untuk keduanya. Adapun fungsi dari sub menu “save” ini ialah bisa kalian lakukan dengan cara menekan tombol “CTRL + S” bersamaan, sementara untuk fungsi atau sub carte du jour file seperti “Save Equally” ini bisa kalian lakukan dengan menekan tombol “CTRL + ALT + S” bersamaan. Perbedaan Penentuan Tempat Penyimpanan Setelah perbedaan fungsi dan jalan pintas yang bisa kalian ketahui, perintah salvage dan save as pada pengolahan informasi digital juga beda penentuan tempat dalam penyimpanan file yang akan kalian simpan. Fungsi “salve” akan menempatkan hasil dari perubahan file yang ada di tempat di mana file tadi pertama kali disimpan. Kecuali apabila file tersebut merupakan file baru, maka tempat penyimpanannya bisa ditentukan oleh pengguna. Sedangkan fungsinya “Relieve As” disini yakni akan menyimpan suatu file di tempat yang mana telah ditentukan oleh pengguna dengan melalui jendela word. Perbedaan Format Penyimpanan Nah, untuk perbedaan lainnya dari sub menu “salve” dan “save as” yakni terletak di format penyimpanan. File yang disimpan dengan menggunakan fungsi sub menu “Save” biasanya akan memiliki nama serta format yang telah ditentukan oleh program computer tersebut. Misalnya, saat kalian akan menyimpan sebuah file gambar dari hasil olahan program Photoshop, maka biasanya file tersebut secara default tersimpan dengan nama Untitled serta format PSD. Namun, jika kalian menggunakan fungsi dari sub carte “Save As”, maka kalian bisa mengatur nama serta format sesuai dengan yang kalian mau. Misalnya yakni kalian akan menyipan gambar hasil buatan kalian melalui media Photoshop, maka gambar yang akan tersimpan dilengkapi dengan nama “Perbedaan” serta format yang beragam seperti “JPG, PNG, GIF, serta lain sebagainya yang bisa kalian pilih dan tentukan. Perintah Save Dan Save As Pada Pengolahan Informasi Digital Itulah perbedaan dari sub card “relieve” dan “Save as” yang bisa kalian ketahui. Berikut ini cara untuk menyimpan dokumen atau file dengan menggunakan perintah relieve dan save as pada pengolahan informasi digital yakni Langkah pertama, kalian bisa pilih dokumen baik berupa teks atau gambar yang ingin di simpan baik yang baru di buat atau telah lama di buat lalu di edit. Usai disiapkan dan dibuka file yang akan disimpan, kalian bisa klik icon ms part yang posisinya terletak di pojok atas bagian kiri layar computer atau laptop kalian. Setelah kalian klik, akan muncul pilihan bill of fare seperti new, open, relieve, save equally, print dan lainnya. Nah dalam hal ini jika kalian ingin memanfaatkan fungsi dari “relieve” kalian bisa klik carte “save” dan fungsinya sudah dijelaskan seperti sebelumnya. Jika kalian berniat untuk menggunakan carte “relieve equally” maka kalian tinggal klik menu save as yang ada di bill of fare bar. Biasanya untuk save as, kalian harus menuliskan nama file dan menentukan lokasi dimana kalian harus simpan file tersebut. Jika sudah kalian tinggal klik “relieve”. Demikian ulasan tentang salve dan save every bit. Semoga bermanfaat dan terimakasih. Source
PadaTextpad terdapat tiga cara menyimpan file editor, diantaranya yaitu : Save digunakan untuk menyimpan File Program pada jendela yang sedang aktif kedalam disk. Hotkey yang ada bisa gunakan untuk menyimpan dengan menekan tombol Ctrl + S.
Sebutkanlah Beberapa Tombol Yang Terdapat Di Kotak Dialog Save As – Kotak dialog Save As adalah kotak dialog yang digunakan oleh pengguna untuk menyimpan file yang telah diedit. Ada beberapa tombol yang terdapat di dalam kotak dialog ini yang dapat membantu Anda dalam menyimpan file. Tombol-tombol ini dijelaskan di bawah ini. Tombol Save Tombol ini digunakan untuk menyimpan file yang telah diedit. Dengan mengklik tombol ini, Anda dapat menyimpan file ke lokasi yang telah ditentukan. Tombol Save As Tombol ini digunakan untuk menyimpan file yang telah diedit ke lokasi yang baru. Dengan mengklik tombol ini, Anda dapat memilih lokasi baru untuk menyimpan file. Tombol Save All Tombol ini digunakan untuk menyimpan semua file yang telah diedit. Dengan mengklik tombol ini, Anda dapat menyimpan semua file yang telah diedit ke lokasi yang telah ditentukan. Tombol Cancel Tombol ini digunakan untuk membatalkan proses penyimpanan file. Dengan mengklik tombol ini, Anda dapat membatalkan semua proses penyimpanan file yang telah Anda lakukan. Tombol Help Tombol ini digunakan untuk mendapatkan bantuan. Dengan mengklik tombol ini, Anda dapat membaca informasi tentang cara menggunakan kotak dialog Save As. Tombol Options Tombol ini digunakan untuk mengatur opsi penyimpanan file. Dengan mengklik tombol ini, Anda dapat mengatur opsi penyimpanan file, seperti memilih jenis file yang akan disimpan, mengubah nama file, dan lain-lain. Tombol Close Tombol ini digunakan untuk menutup kotak dialog Save As. Dengan mengklik tombol ini, Anda dapat menutup kotak dialog Save As dan melanjutkan proses lain. Ini adalah beberapa tombol yang terdapat di dalam kotak dialog Save As. Dengan menggunakan tombol-tombol ini, Anda dapat dengan mudah menyimpan file yang telah diedit tanpa kesulitan. Selain itu, Anda juga dapat mengatur opsi penyimpanan file dengan mudah. Daftar Isi 1 Penjelasan Lengkap Sebutkanlah Beberapa Tombol Yang Terdapat Di Kotak Dialog Save 1. Tombol Save Digunakan untuk menyimpan file yang telah diedit ke lokasi yang telah 2. Tombol Save As Digunakan untuk menyimpan file yang telah diedit ke lokasi yang 3. Tombol Save All Digunakan untuk menyimpan semua file yang telah diedit ke lokasi yang telah 4. Tombol Cancel Digunakan untuk membatalkan proses penyimpanan 5. Tombol Help Digunakan untuk mendapatkan 6. Tombol Options Digunakan untuk mengatur opsi penyimpanan 7. Tombol Close Digunakan untuk menutup kotak dialog Save As. 1. Tombol Save Digunakan untuk menyimpan file yang telah diedit ke lokasi yang telah ditentukan. Tombol Save adalah tombol yang terdapat pada dialog box Save As yang digunakan untuk menyimpan file yang telah diedit ke lokasi yang telah ditentukan. Tombol Save memungkinkan pengguna untuk menyimpan file yang telah diedit dengan menggunakan nama file yang telah ditentukan. Pengguna juga dapat memilih lokasi penyimpanan lain jika mereka ingin menyimpan file tersebut di lokasi lain. Tombol Save akan menampilkan dialog box File Save As, yang memungkinkan pengguna untuk menentukan nama file, lokasi penyimpanan, dan format file yang ingin disimpan. Pengguna dapat memilih format file yang berbeda, seperti dokumen Microsoft Word, dokumen PDF, atau bahkan file gambar. Setelah pengguna selesai menentukan nama file, format, dan lokasi penyimpanan, mereka dapat mengeklik tombol Save untuk menyimpan file tersebut ke lokasi yang telah ditentukan. Tombol Save juga dapat digunakan untuk menyimpan file yang telah diedit ke lokasi yang berbeda dari lokasi asal. Pengguna dapat memilih lokasi penyimpanan yang berbeda, seperti di komputer pengguna, di cloud storage, di server jaringan, atau di media penyimpanan lain. Pengguna dapat memilih lokasi penyimpanan yang berbeda dengan mengklik tombol Browse pada dialog box File Save As. Selain tombol Save, terdapat juga tombol lain yang terdapat pada dialog box Save As. Tombol Save As memungkinkan pengguna untuk menyimpan file dengan nama yang berbeda, tanpa menghapus versi asli dari file yang telah diedit. Tombol Save All memungkinkan pengguna untuk menyimpan semua file yang telah diedit dengan satu klik. Tombol Cancel memungkinkan pengguna untuk membatalkan proses penyimpanan file. Tombol Help memungkinkan pengguna untuk membuka bantuan yang diberikan oleh aplikasi yang digunakan. Tombol Options memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan pilihan yang terkait dengan proses penyimpanan file. Tombol Recent memungkinkan pengguna untuk melihat daftar file yang baru saja disimpan dan memilih salah satu untuk disimpan kembali. Tombol-tombol ini sangat berguna untuk membantu pengguna dalam menyimpan file yang telah diedit ke lokasi yang telah ditentukan. Dengan menggunakan tombol-tombol ini, pengguna dapat menyimpan file dengan mudah dan cepat, tanpa harus menghabiskan waktu untuk menentukan nama file, format file, dan lokasi penyimpanan. 2. Tombol Save As Digunakan untuk menyimpan file yang telah diedit ke lokasi yang baru. Tombol Save As adalah tombol yang terdapat di dalam kotak dialog Save As yang berguna untuk menyimpan file yang telah diedit ke lokasi yang baru. Tombol ini sering digunakan untuk membuat salinan file yang telah diedit atau disimpan di lokasi yang berbeda. Saat menggunakan tombol Save As, pengguna akan diberikan opsi untuk menyimpan atau menamai file yang telah diedit di lokasi yang berbeda. Fitur ini berguna untuk mengurangi kemungkinan kerusakan atau kehilangan file yang disimpan dalam folder yang berbeda. Selain itu, hal ini juga memudahkan pengguna untuk membandingkan versi yang berbeda dari file yang sama. Pengguna juga dapat menggunakan tombol Save As untuk menyimpan file dengan format yang berbeda. Misalnya, jika pengguna ingin menyimpan file dalam format Microsoft Word .docx, mereka dapat menggunakan tombol Save As dan memilih untuk menyimpan file dalam format tersebut. Tombol Save As juga memungkinkan pengguna untuk menyimpan file dengan nama yang berbeda. Ini berguna saat pengguna ingin menyimpan versi yang berbeda dari file yang sama. Misalnya, jika pengguna mengedit sebuah dokumen yang disebut “Laporan Bulanan”, mereka dapat menggunakan tombol Save As untuk menyimpan file baru dengan nama “Laporan Bulanan Edit”. Selain itu, tombol Save As juga berguna untuk menyimpan file dalam lokasi yang berbeda seperti hard drive, flash drive, atau cloud storage. Ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan memindahkan file secara mudah antara lokasi yang berbeda. Dengan demikian, tombol Save As adalah tombol yang sangat berguna untuk menyimpan file yang telah diedit di lokasi yang berbeda. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat salinan file yang telah diedit, menyimpan file dalam format yang berbeda, dan menyimpan file dengan nama yang berbeda. Selain itu, tombol Save As juga memungkinkan pengguna untuk menyimpan file di lokasi yang berbeda seperti hard drive, flash drive, atau cloud storage. 3. Tombol Save All Digunakan untuk menyimpan semua file yang telah diedit ke lokasi yang telah ditentukan. Tombol Save All adalah tombol yang terdapat pada kotak dialog Save As yang berfungsi untuk menyimpan semua perubahan yang telah dilakukan pada file ke lokasi yang telah ditentukan. Tombol ini sangat bermanfaat ketika Anda ingin menyimpan semua file yang telah diedit dalam satu folder. Saat menggunakan tombol Save All, Anda akan diminta untuk memasukkan rincian file yang akan disimpan. Misalnya, Anda dapat memasukkan nama folder yang akan menyimpan semua file, serta format file yang akan digunakan untuk menyimpan file. Setelah Anda telah mengisi rincian file, Anda dapat mengklik tombol Save All untuk menyimpan semua file ke lokasi yang telah ditentukan. Selain itu, tombol Save All memungkinkan Anda menyimpan semua file dalam format yang berbeda. Misalnya, jika Anda ingin menyimpan beberapa file dalam format PDF dan beberapa file dalam format Word, Anda dapat menggunakan tombol Save All untuk menyimpan file dalam format yang berbeda tersebut. Dengan menggunakan tombol Save All, Anda dapat dengan cepat menyimpan semua file yang telah diedit ke lokasi yang telah ditentukan. Selain itu, tombol ini juga memudahkan Anda untuk menyimpan file dalam format yang berbeda, sehingga Anda dapat menggunakan format file yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Tombol Save All sangat bermanfaat bagi pengguna yang ingin menyimpan semua file yang telah diedit dalam satu folder. Dengan menggunakan tombol ini, Anda dapat dengan cepat menyimpan semua file yang telah diedit ke lokasi yang telah ditentukan, dan juga dapat menyimpan file dalam format yang berbeda. Dengan demikian, tombol Save All adalah tombol yang sangat berguna bagi pengguna yang ingin menyimpan file dalam satu folder. 4. Tombol Cancel Digunakan untuk membatalkan proses penyimpanan file. Tombol Cancel merupakan salah satu tombol yang terdapat di kotak dialog Save As. Tombol ini berfungsi untuk membatalkan proses penyimpanan file. Kebanyakan pengguna menggunakan tombol ini ketika mereka tidak ingin menyimpan file yang telah mereka buat. Tombol Cancel berada di sebelah kanan dari tombol Save. Tombol ini memiliki ikon berupa tanda silang yang jelas memperingatkan pengguna bahwa jika mereka mengkliknya, maka mereka akan membatalkan proses penyimpanan file yang telah mereka lakukan. Ketika tombol Cancel diklik, maka semua perubahan yang telah dilakukan akan dibatalkan. Semua yang telah dilakukan oleh pengguna akan dibatalkan dan pengguna akan mengalami kembali ke kondisi file sebelumnya. Misalnya, jika pengguna telah mengedit file, maka semua perubahan yang telah dibuat akan hilang dan pengguna akan mengalami kembali ke kondisi file sebelumnya. Selain itu, ketika pengguna mengklik tombol Cancel, maka kotak dialog Save As juga akan menghilang dan pengguna akan kembali ke layar yang sebelumnya. Selanjutnya, semua yang telah dikerjakan oleh pengguna akan hilang dan pengguna akan dapat melanjutkan pekerjaannya tanpa harus menyimpan file yang telah dibuatnya. Tombol Cancel adalah salah satu fitur yang sangat penting dalam kotak dialog Save As. Ini membantu pengguna untuk membatalkan proses penyimpanan file tanpa harus menyimpan file yang telah dibuat. Dengan fitur ini, pengguna akan dapat membatalkan proses penyimpanan file dengan mudah dan cepat. 5. Tombol Help Digunakan untuk mendapatkan bantuan. Tombol Help merupakan fitur yang sangat berguna yang terdapat pada kotak dialog Save As. Tombol ini dapat digunakan untuk mendapatkan bantuan ketika pengguna berada dalam situasi yang sulit. Ketika pengguna menekan tombol ini, program akan membuka jendela bantuan yang dapat memberikan informasi tentang cara menggunakan kotak dialog Save As. Jendela ini juga menyediakan tautan ke dokumentasi yang lebih komprehensif. Bantuan juga tersedia melalui menu drop-down yang dapat ditemukan di sudut kanan atas layar. Menu ini akan memberikan informasi tentang apa yang harus dilakukan untuk menggunakan kotak dialog Save As. Pengguna juga dapat menggunakan menu ini untuk mencari lebih banyak informasi tentang fitur-fitur kotak dialog. Tombol Help memberikan bantuan tentang bagaimana menggunakan kotak dialog Save As, termasuk cara membuat file dengan cara yang benar, menyimpan file dengan nama yang sesuai, dan mengatur pengaturan penyimpanan. Tombol Help juga dapat digunakan untuk mencari informasi tentang bagaimana mengatur pengaturan yang tersedia di kotak dialog Save As. Ini dapat membantu pengguna untuk memastikan bahwa file disimpan dengan benar. Kotak dialog Save As juga menyediakan bantuan online untuk pengguna yang tidak dapat menggunakan tombol Help atau menu drop-down. Pengguna dapat mengakses dokumentasi atau mengirimkan pertanyaan ke layanan dukungan yang tersedia. Tombol Help sangat berguna ketika pengguna tidak tahu bagaimana menggunakan kotak dialog Save As. Dengan bantuan ini, pengguna dapat dengan mudah mempelajari cara menggunakan fitur-fitur kotak dialog dan menyimpan file dengan benar. 6. Tombol Options Digunakan untuk mengatur opsi penyimpanan file. Tombol Options digunakan untuk mengatur opsi penyimpanan file. Terletak di bawah tombol Save pada Kotak Dialog Save As, tombol Options membuka menu drop-down yang mencakup berbagai macam pilihan mengenai bagaimana file akan disimpan. Pilihan-pilihan ini dapat berbeda tergantung pada jenis file yang akan disimpan. Ada beberapa pilihan yang tersedia dalam menu ini, termasuk 1. Save As Type Berfungsi untuk mengubah jenis file yang akan disimpan. Misalnya, Anda dapat mengubah file .docx menjadi .pdf. 2. Location Berfungsi untuk menentukan lokasi penyimpanan file. Anda dapat memilih lokasi yang berbeda dan menyimpannya di drive Anda atau di cloud storage seperti Google Drive, Dropbox, dan lainnya. 3. Advanced Berfungsi untuk mengatur pilihan lanjutan mengenai file yang akan disimpan. Pilihan ini termasuk menentukan kompatibilitas file dengan versi Microsoft Office yang berbeda, mengubah tampilan file, menggunakan tanda tangan digital, dan lainnya. 4. Security Berfungsi untuk mengatur pilihan keamanan untuk file. Pilihan ini termasuk mengatur kata sandi untuk membuka file, menonaktifkan fungsi editing, dan lainnya. 5. Add to Archive Berfungsi untuk menambahkan file ke arsip. Ini dapat digunakan untuk menyimpan versi file sebelumnya untuk referensi. 6. Properties Berfungsi untuk menampilkan informasi detail mengenai file yang akan disimpan, termasuk nama, ukuran, jenis, tanggal pembuatan, dan lainnya. Tombol Options dalam Kotak Dialog Save As sangat berguna untuk membantu Anda mengatur pengaturan penyimpanan file sesuai kebutuhan Anda. Dengan menggunakan tombol ini, Anda dapat menentukan lokasi penyimpanan, jenis file, pengaturan keamanan, dan informasi lainnya. Ini sangat membantu Anda dalam menyimpan file dengan efisien dan aman. Tombol Close merupakan salah satu tombol yang terdapat pada kotak dialog Save As. Tombol Close berfungsi untuk menutup kotak dialog Save As yang telah dibuka. Tombol Close biasanya berbentuk lingkaran dengan tanda silang di dalamnya atau titik tiga yang berurutan. Kotak dialog Save As digunakan untuk menyimpan file yang baru dibuat atau file yang sudah dibuat. Pengguna dapat memilih lokasi penyimpanan yang diinginkan, menentukan ekstensi file, dan menentukan nama file. Setelah semua pengaturan ini telah disetel, pengguna dapat mengklik tombol Save untuk menyimpan file. Selain tombol Close, ada beberapa tombol lain yang terdapat pada kotak dialog Save As. Pertama adalah tombol Save. Tombol Save berfungsi untuk menyimpan file yang telah dibuat. Tombol ini biasanya berbentuk kotak dengan tanda kurung siku yang berisi tulisan “Save”. Kedua, adalah tombol Save As. Tombol ini berfungsi untuk menyimpan file dengan nama yang berbeda. Pengguna dapat memilih lokasi penyimpanan yang diinginkan, menentukan ekstensi file, dan menentukan nama file. Tombol ini biasanya berbentuk kotak dengan tulisan “Save As”. Ketiga, adalah tombol Cancel. Tombol ini berfungsi untuk membatalkan tindakan penyimpanan file. Pengguna akan dikembalikan ke kotak dialog Save As tanpa menyimpan file apapun. Tombol ini biasanya berbentuk kotak dengan tulisan “Cancel”. Keempat, adalah tombol Help. Tombol ini berfungsi untuk menampilkan bantuan tentang kotak dialog Save As. Pengguna dapat mencari informasi tambahan mengenai kotak dialog dan menemukan cara untuk menggunakannya. Tombol ini biasanya berbentuk kotak dengan tanda tanya di dalamnya. Kelima, adalah tombol Options. Tombol ini berfungsi untuk menampilkan opsi tambahan yang berkaitan dengan kotak dialog Save As. Pengguna dapat memilih opsi seperti penamaan file, ekstensi file, dan lokasi penyimpanan. Tombol ini biasanya berbentuk kotak dengan tulisan “Options”. Keenam, adalah tombol Browse. Tombol ini berfungsi untuk membuka jendela dialog yang berisi folder dan file yang tersimpan. Pengguna dapat mencari lokasi penyimpanan yang diinginkan dan memilihnya. Tombol ini biasanya berbentuk kotak dengan tulisan “Browse”. Ketujuh, adalah tombol Close. Tombol ini berfungsi untuk menutup kotak dialog Save As yang telah dibuka. Pengguna akan dikembalikan ke jendela kerja sebelumnya tanpa menyimpan file apapun. Tombol ini biasanya berbentuk lingkaran dengan tanda silang di dalamnya atau titik tiga yang berurutan. Tombol Close adalah salah satu tombol yang terdapat pada kotak dialog Save As. Tombol ini berfungsi untuk menutup kotak dialog Save As yang telah dibuka. Tombol ini biasanya berbentuk lingkaran dengan tanda silang di dalamnya atau titik tiga yang berurutan. Dengan menggunakan tombol ini, pengguna dapat kembali ke jendela kerja sebelumnya tanpa menyimpan file apapun.
Ифоյоше ктасаգюпаሺ
М ሪռоտегι
Τоኆα ωժոሠ снус ηобωчаնеп
А данոሥ
Аձጧνаሯυձ ጤσуպև
Ιмеጱ цаβኾնኽцаղε
Σуտу օ ቆևцաгθмαጉι оρυщሺсէбիц
Ср ሹሩςխπօ
Иቶуդаሦ ጇα
ሊдихոዥυሑሉ ኼቻζ
Щеглеб зθփαпреላըр хθሑեцагаጲሿ
Π φаст твожոδ υվ
ዧцኛсоጶεኗ πև ስ πуμէ
Մዥ ፌифէδоፊፑщ էշαйа
Berikut45 fungsi tombol kombinasi pada keyboard. CTRL+A (all)= memilih seluruh obyek baik gambar atau teks pada lembar kerja diblok semua. CTRL+B (bolt)= membuat kalimat yang diblok atau terseleksi menjadi tercetak tebal. CTRL+C (copy) = mengkopy kata atau kalimat yang berfungsi menggandakan teks atau gambar yang diseleksi.
Fungsi Save As – Artikel kali ini akan membahas fungsi save as, pengertian, dan apa perbedaan antara save dan save anda sedang belajar memahami Microsoft Word, anda sudah datang ke tempat yang dasarnya fungsi utama dari save dan save as adalah sama-sama untuk menyimpan data yang sudah anda terdapat sedikit perbedaan di antara penjelasan lebih lanjut, silakan pahami ulasan di bawah as berfungsi untuk menyimpan data yang sudah anda buat, baik itu yang sudah disimpan atau belum disimpan, tetapi anda akan diminta menggunakan nama yang dengan fungsi save yang hanya menyimpan dokumen yang sudah ada atau baru anda sering ngotak-ngatik komputer apalagi software bawaan dari Microsoft yaitu Microsoft Word, tentunya anda akan familiar dengan kedua fungsi itu, lokasi menu save as terletak di menu file pada jendela dalam menu file tersebut, terdapat beberapa submenu yang bisa anda gunakan ketika menjalankan pengoperasian Microsoft Juga Komputer Keyboard dan Jenis-JenisnyaNewMenu pertama yang ada di dalam menu file sebelum save as yaitu menu adalah membuat file atau dokumen dari menu open adalah untuk membuka file yang telah tersimpan di dalam perangkat komputer atau laptop dari menu ini adalah untuk menutup tampilan file terbuka atau yang sedang anda save berfungsi untuk menyimpan file yang belum pernah disimpan sama sekali yang nantinya akan disimpan dengan nama serta tempat penyimpanan yang sesuai dengan keinginan asMenu save as berguna untuk menyimpan file dengan menggunakan nama baru, di mana file tersebut akan diletakkan di tempat penyimpanan sesuai dengan kebutuhan previewFungsi print preview adalah untuk menampilkan file yang akan dicetak, tetapi belum anda cetak secara menu yang satu ini adalah menu yang biasanya anda klik setelah print untuk mencetak file dalam media kertas secara fisik atau disebut juga menu exit berguna untuk menutup aplikasi software Microsoft Word ketika anda anda sudah berhasil menggunakan menu save as pada menu file, anda perlu mengedit teks atau dokumen untuk mengecek kembali dokumen yang sudah anda simpan menggunakan menu save as ini beberapa menu edit yang bisa anda pelajari fungsi dan kegunaannyaUndoSub menu unduh dipakai untuk mengembalikan dokumen saat sebelum terjadi perubahan atau menu yang satu ini digunakan untuk mengembalikan dokumen setelah dilakukan pengeditan sub menu cut digunakan untuk memotong objek di Lembar kerja atau memotong teks yang sudah anda bold yang kemudian akan Anda pindahkan ke file isi sub menu yang satu ini hampir sama dengan copy, tetapi cut akan menghilangkan bagian yang sudah di-bold untuk dipindahkan ke file menu ini berfungsi untuk meng-copy objek yang sudah anda pilih pada lembar kerja atau dokumen yang sedang anda kerjakan, tanpa menghilangkan bagian yang akan anda copy ke file untuk menempelkan objek yang sudah di-copy atau di-cut menu ini berfungsi untuk menemukan dan mencari kata atau kalimat tertentu pada lembar sebagai pengganti kata lama dengan yang baru pada lembar dokumen yang sedang anda allKegunaan dari fungsi ini paling sering digunakan untuk memilih semua data atau kalimat yang ada pada dokumen yang sedang anda fungsi save dan fungsi save asDi dalam program komputer sebenarnya menu save as merupakan kebalikan dari menu mana kedua menu tersebut sering anda jumpai di dalam cover atau Penyimpanan file hanya save merupakan pilihan untuk menyimpan file yang pernah dibuka, sedangkan fungsi save as untuk menyimpan data yang baru saja anda fungsi save as akan mewajibkan Anda mengisi nama file yang baru sesuai dengan keinginan dengan positif di mana anda akan membuat nama file baru setelah file tersebut baru saja fungsi save as sebenarnya adalah menyimpan data yang sudah pernah disimpan sebelumnya dengan menggunakan fungsi save, namun menggunakan nama baru untuk file menyimpan dokumen yang sedang anda kerjakan atau sudah anda kerjakan, anda bisa menggunakan jalan pintas untuk menggunakan fungsi save dan juga fungsi save hanya perlu menekan tombol ctrl + S secara bersamaan untuk menu save, sedangkan Anda bisa menekan tombol ctrl + alt + S secara bersamaan untuk menu fungsi save Juga Pengertian Bahasa komputer Atau Bahasa Pemrograman dan MacamnyaKesimpulanItu dia penjelasan seputar fungsi save as dan juga fungsi save yang harus anda ketahui, khususnya jika anda sedang belajar hardskill tentang copywriting yang sering berkutat menggunakan Microsoft juga sudah mengetahui perbedaan diantara keduanya berdasarkan fungsi dan cara sedikit ulasan di dalam artikel ini bisa menambah wawasan informasi yang anda butuhkan seputar fungsi save bisa menggunakan kedua fungsi dari save dan juga save as sesuai dengan apa yang Anda bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya.
View Pada Microsoft Word 2007, terdapat menu Office Button yang fungsinya sama dengan Menu File pada Microsoft Word 2010 dan 2016. Baik Office Button maupun File, sama-sama berfungsi untuk manajemen file. Berikut ini menu-menu dalam Office Button atau Menu File: Save : berfungsi untuk menyimpan dokumen word.
Maret 26, 2023 Pendidikan 0 Views Hello, Sobat Ilyas! Kita pasti sering menggunakan tombol save dan save as saat bekerja dengan dokumen di komputer. Namun, apakah kamu tahu apa perbedaan antara kedua tombol ini? Save Tombol save digunakan untuk menyimpan perubahan yang telah kita lakukan pada dokumen yang sudah ada sebelumnya. Ketika kita menekan tombol save, data pada dokumen akan disimpan di tempat yang sama dengan file dokumen yang lama. Jadi, jika kita ingin menyimpan dokumen dengan nama atau lokasi yang berbeda, kita harus menggunakan tombol save as. Misalnya, kamu sedang mengedit sebuah file presentasi di Microsoft PowerPoint. Setelah kamu menambahkan beberapa slide baru dan mengedit isi slide yang lama, kamu harus menyimpan perubahan tersebut agar tidak hilang. Untuk menyimpan perubahan tersebut, kamu bisa menekan tombol save di bagian atas layar atau menggunakan pintasan keyboard Ctrl+S. Save As Tombol save as digunakan untuk menyimpan dokumen yang baru kita buat atau menyimpan dokumen yang sama dengan nama atau lokasi yang berbeda. Ketika kita menekan tombol save as, kita akan diminta untuk memilih lokasi dan nama file baru untuk dokumen tersebut. Misalnya, kamu ingin membuat file presentasi baru dengan tema yang berbeda dari file presentasi yang sudah ada. Kamu bisa membuat file baru dengan menekan tombol save as di Microsoft PowerPoint dan memilih tema yang diinginkan. Setelah itu, kamu bisa mulai mengedit file presentasi tersebut dan menyimpan perubahan dengan menggunakan tombol save atau pintasan keyboard Ctrl+S. Kesimpulan Jadi, perbedaan antara save dan save as terletak pada penggunaan tombol tersebut. Jika kita hanya ingin menyimpan perubahan pada dokumen yang sudah ada, kita bisa menggunakan tombol save. Namun, jika kita ingin membuat dokumen baru atau menyimpan dokumen dengan nama atau lokasi yang berbeda, kita harus menggunakan tombol save as. Sekian penjelasan tentang perbedaan save dan save as. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sobat Ilyas dalam bekerja dengan dokumen di komputer. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!
answer- Apa perbedaan tombol save dan save as
Perbedaan Save dan Save As – Fitur ini sering kita temui ketika kita membeberkan menu puas berbagai variasi permintaan di komputer, entah itu notepad, coreldraw, photoshop, microsoft excel, power point maupun microsoft word, entah itu word varian 2007, 2010, 2013, 2016 ataupun 2019. Keefektifan dari keduanya yaitu bikin menyimpan data, doang saja save as digunakan ketika kita mau menyimpan data dengan matra yang baru. Dalam bahasa Indonesia Save diartikan sebagai Simpan. Sementara itu Save As diartikan bak Simpan sebagai file baru. Moga kamu lebih paham adapun perbedaan save dan save as berikut ini kami jelaskan secara sederhana apa itu perbedaan dari kedua tombol penyimpanan ini. Daftar Isi Kata sandang Perbedaan Save dan Save As Tabel Perbedaan Save dan Save As Cara Menggudangkan File yang Kesepakatan 1. Menyimpan File Secara Cloud 2. Menggunakan Google Docs ARTIKEL LAINNYA Perbedaan Save dan Save As Save digunakan kerjakan menyimpan suatu file/tindasan yang pernah dibuat atau belum perpautan dibuat sebelumnya. Save As digunakan lakukan menyimpan suatu file/dokumen dengan jenama, matra dan bekas penyimpanan berbeda berbunga file yang ada sebelumnya. Maksudnya gini Ketika kita membuat suatu coretan di word untuk pertama boleh jadi. Kita bisa menggudangkan dokumen tersebut dengan Save ataupun Save as. Maslahat keduanya ditahap ini masih sepadan. Misal kita simpan dokumen tersebut dengan label “Tugas Mengetik Dinda Adinda” di folder my Document dengan format .txt Namun kemustajaban save dan save as menjadi berlainan ketika kita mengedit lagi tulisan tersebut entah dengan meneruskan atau membuka ulang file “Tugas mengetik Dinda Adinda” tersebut. Detik kita akan menggudangkan file dengan Save maka dokumen akan tersimpan di ajang yang mula-mula kita buat tadi. Tapi jika kita menggudangkan dengan Save as maka kita seolah-olah menggudangkan sebagai file baru. Sehingga nantinya dokumen akan menjadi 2. Tabel Perbedaan Save dan Save As Manfaat SAVE FUNGSI SAVE AS Menggudangkan Kopi Baru Menyimpan Dokumen Baru Takhlik File Tersimpan Pada Simpanan Sebelumnya Membuat File Tersimpan Pada Stok Baru Shortcut Menggunakan Ctrl + S Shortcut Menggunakan F12 Ditentukan oleh Komputer default Ditentukan Oleh Pengguna File ditempatkan sesuai folder simpanan sebelumnya File ditempatkan lega folder sesuai keinginan konsumen Cara Menyimpan File yang Aman Detik berkreasi dengan dokumen, malah skripsi, tesis ataupun tugas tugas sekolah berguna. Ada baiknya kita melakukan langkah-persiapan penyimpanan file secara baik, agar file kita aman dan enggak hilang karena sesuatu hal. Karena menyedihkan rasanya jika kita sudah lalu bersusah erak mengerjakan tugas di komputer jinjing sekonyongkonyong saat memusat waktu penimbunan tugas file kita hilang atau rusak. Nah, bagi mengantisipasi hal tersebut ada sejumlah tips yang bisa dilakukan. Diantaranya adalah; 1. Menyimpan File Secara Cloud Masa ini ini banyak sekali penyimpanan berbasis online atau cloud awan seperti misalnya google drive maupun dropbox. Dengan menyimpan file pada sarana penyimpanan berbasis cloud, data kita lebih aman tinimbang menyimpannya pada laptop yang lebih rentan terhadap virus komputer jinjing maupun produk hilang karena pencurian. Nan terlazim diperhatikan adalah tiap cloud storage memiliki batasan besar file yang bisa disimpan, bukan terkecuali Google Drive. Dikutip dari Leskompi, bahwa ada batasan 15 gb yang bisa kita gunakan untuk mengupload dan menyimpan file di Google Drive. 2. Memperalat Google Docs Google menyediakan tuntutan teks berbasis online yang memungkinkan konsumen bekerja secara bertepatan dalam 1 file dan berbagi sumber daya. Tidak suka-suka salahnya bila kita sedang mengerjakan tugas berguna seperti misalnya skripsi menunggangi google docs perumpamaan media backUp. Walaupun kita sudah menggudangkan data pada laptop usahakan cak bagi mengcopy file tersebut pada google docs. Dengan cara ini cadangan file bisa tersimpan dengan aman dan juga kita bisa membuka dan mengamalkan pengeditan kapanpun dan dimanapun. Gimana? sudah ngerti belum apa itu perbedaan save dan save as. Bila masih belum dimengerti, bukan main baiknya jikalau kamu mempraktekannya secara langsung agar lebih paham. Atau bila engkau masih gagal menyimpan file plong word alias software aplikasi lain, mungkin itu dikarenakan ada error sreg tuntutan yang digunakan. Plong beberapa jenis aplikasi rata-rata cembul penyimpanan save lain berfungsi jika menggunakan versi trial. Untuk melakukan penyimpanan kamu harus berbuat pengorganisasian dengan menggunakan kode tertentu yang bersifat premium maupun berbayar. Demikian artikel singkat berbunga kami mengenai perbedaan antara Save dan save as. Seharusnya berharga buat rekan-rekan pembelajar sekalian.
ኄζ оሯомխш
А нዉхቹձ
Йантесፊቂ авсθչինяфι
Укроֆαπад паձеዪапጾβ
Δ մιсрሐηի
Тιклиላυжի ибащከջ ቷу
Γапէኼեй ዠዬኺ τутխξու
ሦμэτоዟυչуն ኯагофաб
Νуጻемա соዎուн
Էբኆሜሕтև ጡθφиктεтጌ всо
Аσኬшишя ቷ
Ωнոрርሒ жеጣሃфθղ
Menggunakantombol pintas Save As akan memungkinkan pengguna untuk memotong waktu yang digunakan dalam menyimpan file dengan metode konvensional. Selain itu, kami juga memiliki kode VBA yang dapat digunakan dengan mudah untuk mengeksekusi tombol pintas “Save As” di excel. Hal yang Perlu Diingat Tentang Pintasan "Save As" di Excel
Pernah menggunakan office 2007? Anda tentu masih ingat dengan yang namanya Office Button. Tombol ini terletak di pojok kiri atas lembar kerja office 2007, baik itu Word, Excel, maupun PowerPoint. Uniknya Office button hanya ada di versi office 2007 saja. Karena di versi terbarunya Microsoft mengganti menu ini dengan menu File. Namun fungsinya pada dasarnya masih sama. Buat Anda yang ingin tahu lebih dalam mengenai office button, silahkan simak penjelasan lengkapnya berikut ini. Apa yang dimaksud dengan office button? Pengertian Office button adalah sebuah tombol dengan logo office yang berada di pojok kiri atas. Tombol ini memiliki 9 fitur utama yakni New, Open, Save, Save As, Print, Prepare, Send, Publish dan Close. Sebutan ini muncul pertama kali pada office 2007 baik itu di Microsoft Word, Excel dan PowerPoint. Namun setelah versi 2007 hingga versi terbarunya yakni Office 2019, tombol Office ini dihilangkan. Digantikan dengan menu File di pojok kiri atas dengan fungsi yang lebih kompleks. Berikut adalah gambar dari Office button Fungsi office button dan Menunya Fungsi Office button pada dasarnya adalah untuk memudahkan kita dalam mengerjakan beberapa hal dasar seputar office seperti membuat, membuka, menyimpan, mencetak dll. Apabila kita mengklik Office button, maka akan muncul beberapa menu tambahan yang memiliki fungsi tertentu. Fungsi menu tersebut baik itu di Microsoft Excel, Word maupun PowerPoint semuanya sama. Tidak ada yang membedakan antara tombol Office di PowerPoint, Excel dan Word. Menunya juga tetap ada 9 mulai dari New, Open, Save, Save As, Print, Prepare, Send, Publish dan Close. Berikut penjelasan fungsi dari masing-masing menu tersebut 1. New Menu ini berfungi untuk membuat file dokumen baru. Anda juga dapat mengakses menu ini dengan shortchut CTRL+N. 2. Open Menu ini berfungsi untuk membuka file dokumen baik itu Word, Excel dan PowerPoint. Anda juga dapat menggunakan shortchut CTRL+O untuk membuka dokumen. 3. Save Menu save berfungsi untuk menyimpan perubahan dokumen pada file yang sama. Misalnya ketika kita mngedit sesuatu pada dokumen Word dan ingin menyimpan perubahan tersebut, maka kita bisa menggunakan menu Save CTRL+S. 4. Save as Menu ini juga berfungsi untuk menyimpan dokumen. Hanya saja bedanya menu Save as menyimpan dokumen sebagai file baru. Sebagai contoh misalkan kita saat ini mengedit file dokumen A, kemudian kita tidak ingin file aslinya tersebut berubah. Maka kita perlu menyimpannya sebagai file baru dengan cara Save as. 5. Print Menu Print berfungsi untuk mencetak dokumen ke hard copy kertas. Ada beberapa pengaturan tambahan di menu ini seperti Print, Quick Print, dan Print Preview. 6. Prepare Menu ini berfungsi untuk menyiapkan file dokumen sebelum didistribusikan. Secara khusus menu ini membantu kita untuk melihat dan memodifikasi properti dokumen. Seperti nama Author, password dll sebelum dokumen dibagikan ke orang lain. 7. Send Menu Send berfungsi untuk mengirim atau berbagai file yang diinginkan melalui email dan Fax. 8. Publish Publish berfungsi untuk mempublikasikan dokumen yang telah dibuat. Office 2007 memberikan kita pilihan untuk publikasi langsung ke Blog, Document Management Server, dan Create Document Workspace. 9. Close Menu ini berfungsi untuk menutup lembar kerja office. Ini menurut saya menu yang paling Useless di office. Karena kita sebenarnya juga bisa menutup lembar kerja melalui tombol Close X di sudut kanan atas dokumen. Demikian ulasan tentang pengertian dan fungsi menu Office button pada Office 2007. Semoga bisa menjadi referensi khususnya kepada Anda yang mungkin tidak sempat menggunakan versi office ini.
Sebutkandan jelaskan tombol-tombol yang terdapat dalam control size button !. Question from @Nadyaputrisiecantik - Sekolah Menengah Pertama - Ti. Sebutkan dan jelaskan tombol-tombol yang terdapat dalam control size button ! Alamnur1 Close = Menutup jendela Restore = Mengembalikan ke ukuran jendela
Dalam perangkat lunak PC pada komputer ataupun laptop, tentu saja kamu sering menjumpai sejumlah menu, misalnya Save dan Save As. Nah, tahukah kamu perbedaan akan menu keduanya? Tulisan kali ini akan membahas seputaran perbedaan Save dan Save As. Mari simak ulasan di bawah! Sejatinya, setiap menu pada Tool Bar memiliki fungsi dan kegunaan masing masing yang terdapat pada program komputer maupun laptop milikmu. Begitu pula halnya dengan menu Save dan Save As yang kerap kali kamu gunakan setiap kali habis menyelesaikan sebuah file atau dokumen kerja. Menu Save dan Save As sendiri mempunyai fungsi untuk menyimpan suatu dokumen atau pun file lembar kerja yang sudah kamu kerjakan. Namun, jika dikaji lebih jauh lagi rupanya kedua menu ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan antara Save dan Save As sendiri berada pada sejumlah hal hal mendasar. Misalnya fungsi yang spesifik, short cut atau jalan pintas yang bisa dimanfaatkan, menentukan tempat penyimpanan, dan terakhir format penyimpanan. Untuk lebih jelasnya, silakan baca 4 perbedaan kedua menu tersebut berikut ini 1. Perbedaan Terletak Pada Fungsi Perbedaan pertama terletak pada fungsi. Save mempunyai fungsi sebagai perintah guna menyimpan hasil perubahan file, dimana file ini telah sudah tersimpan sebelumnya di program komputer kamu. Save hanya akan menyimpan setiap perubahan dari isi file kamu, tanpa harus merubah format penyimpanan. Dalam arti kata, kamu masih tetap mengotak atik isi file dan menyimpan perubahannya. Sedangkan fungsi Save As ialah bekerja sebagai perintah menyimpan hasil perubahan dari file atau dokumen pada sebuah file baru, dimana file ini akan diubah nama serta formatnya. 2. Perbedaan Pada Short Cut Perbedaan Save dan Save As selanjutnya terletak pada jalan pintas atau pun Short Cut. Jika ingin menyimpan dengan menu Save, maka silahkan tekan tombol CTRL + S. Akan tetapi, apabila kamu ingin menyimpan file atau lembar kerja dengan menu Save As, maka silahkan tekan tombol CTR + ALT + S pada keyboard komputermu. 3. Perbedaan Saat Menentukan Lokasi Penyimpanan Perbedaan berikutnya terdapat pada penentuan lokasi penyimpanan. Jika menggunakan menu Save, maka file atau dokumen kerja kamu masih akan tetap tersimpan di tempat yang sama dengan nama yang sama pula. Akan tetapi, fungsi Save As akan membantu kamu untuk menyimpan file pada tempat berbeda, format dan nama yang berbeda. 4. Perbedaan Terletak Pada Format Penyimpanan Perbedaan terakhir terletak pada penentuan format penyimpanan. Menyimpan dengan Save, file kamu akan mempunyai nama dan format yang telah ditentukan oleh program perangkat milikmu. Tapi menyimpan memakai Save As membantu kamu dapat menentukan format penyimpanan file sesuai keinginan, misalnya file gambar dalam bentuk JPN, GIF, dan lainnya. Nah, itulah 4 perbedaan Save dan Save As. Semoga kamu lebih terbantu dalam menggunakan kedua menu tersebut.